Dokumentasi Progam CT-ALC Kolaborasi 2022

AR Learning Center Melahirkan Trainer Lintas Generasi Di Progam CT-ALC Kolaborasi, Usung Gebrakan Konsep Kaderisasi & Keumatan

SUARA UTAMA-Pontianak, Lembaga AR Learning Center perdana menyelenggarakan kelas CT-ALC Kolaborasi yang berlangsung selama 3 hari pada Sabtu-Senin, 12-14 Maret 2022 di via Zoom Meeting.

Training ini langsung di mentori dua trainer sekaligus yang berkompeten dan ahli dibidangnya masing-masing, yaitu Coach Mas Andre Hariyanto., C.PS., CF-NLP., C.MST, CT-ALC selaku Owner AR Learning Center dan Coach Dr ( Cand) Yuan Badrianto , SPsi, MM, MPd, CHRM, CPM, CPR, CT-ALC selaku Associate Trainer Kemenakertrans RI, 6 Internasional Certified & 11 BNSP Certification.

Ada 8 ( Delapan) perserta calon trainer baru AR Learning Center  yang berasal dari Sabang sampai Merauke dan bahkan memiliki latar belakang pedidikan, profesi dan disiplin ilmu yang berenakaragam.

Berikut para calon trainer lintas generasi AR Learning Center:

  1. Eskar Tri Denantara, SPd, MPd , C.Pst, C.Md ( Bekasi),
  2. Fitria Abdy Zuhada,SE, C RMO, QWP, CRA ( Palangkaraya, Kalimantan Tengah)
  3. Samsul Hadi,SH MPH (Makassar, Sulawesi Selatan);
  4. Rizki Pratama Putra, STr, Ak, CRMP, C.FTax, CPSP, CRM, C.AFE, C FDM, C DMPE., C.FR ( Kuburaya , Kalimantan Barat) ;
  5. Dicky Nur Rahman , SI Kom, C.PS, C.MMI, C.NNLP, CM-NNLP, CH, CMH, CPHt, CCCP, Clr R, C.STMI, C.TBM ( Sidoarjo, Jawa Timur) ;
  6. Nanang Hermanto, SE,M.Ak, BKP, CTT ( Malang, Jawa Timur) ;
  7. Muhammad Masyhur ( Malang , Jawa Timur)
  8. Dr ( Cand), Drs Sutrisno, SE, MM,MPd ( Semarang, Jawa Tengah).

“Saya sangat mengapresiasi sekali program CT-ALC Kolaborasi yang diselenggarakan oleh AR Learning Center, program trainer yang mencetak kader umat dan kader bangsa, guna memajukan SDM Indonesia Maju dan Unggul, apalagi AR Learning Center memiliki Visi Misi berkonsep dunia akhirat”, kata Rizki Pratama selaku salah satu perserta CT-ALC Kolaborasi.

Mas Andre Hariyanto juga mengatakan bahwasanya  Lembaga AR Learning Center bukan hanya sebagai lembaga yang bergerak di pendidikan, namun juga di sosial, kaderisasi dan keumatan.

Apalagi Coach Yuan juga menyampaikan, calon trainer baru ini akan menjadi trainer yang berkompeten dibidang dan keahilan mereka masing-masing sebab di dalam program CT-ALC memuat kurikulum BNSP yaitu Trainer Of Trainer Level 3 dan SKKNI. Tentu para trainer baru ini dituntut untuk harus siap fisik dan mental, apalagi harus berani untuk tampil.

Para peserta dituntut wajib harus lulus ujian program CT-ALC, karena ujian yang diberikan tidaklah sulit. Apalagi para peserta diberikan 4 predikat sekaligus: CT-ALC., C.IJ., C.CC. dan C.PSE.

“Saya sangat bangga sekali, apabila dapat menyandang gelar non akademik yaitu sebagai trainer AR Learning Center, apalagi saya harus dituntut bisa mengaplikasikan ilmu jurnalis, publing speaking dan sebagai konten creator. Tentu dengan adanya predikat tersebut saya harus dapat mencetak kader umat dan kader bangsa  demi mewujudkan VISI MISI Lembaga AR Learning Center yang diridhoi Allah SWT”, ucap Rizki.

AR Learning Center salah satu Lembaga Sertifikasi Profesi ( Training Certification) yang sudah memiliki legalitas hukum dan HAKI serta telah diawasi oleh BNSP. Bukan hanya sekedar mengadakan pelatihan secara online namun juga secara offline. Selain mencetak trainer, AR Learning Center juga telah banyak mencetak alumni, apalagi konsep AR Learning Center adalah pembelajaran, pendidikan, dan kaderisasi”, ujar seorang penggiat literasi, owner AR dan Pemred Suara Utama Mas Andre Hariyanto.

“Saya berharap dan berdoa dengan adanya program CT-ALC ini dapat membangun peradaban baru, guna meningkatkan peranan trainer Nasional yang kredibilitas dan andalan serta good attitude demi mewujudkan negeri yang diridho oleh Allah SWT”, pungkas Rizki seorang pemuda asal Sambas Kalimantan Barat.