Buntut Kegaduhan Pernyataan Menag Yaqut Soal Adzan dalam Membandingkan Hewan

SUARA UTAMA, PALEMBANG – Keriuhan terjadi tatkala Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menganalogikan suara adzan dengan suara gonggongan anjing, dan hal inipun memicu keributan di masyarakat luas sehingga akhirnya berbuntut Menag Yaqut akan dilaporkan kepolisi oleh Mantan Menpora ke-11 KRMT Roy Suryo bersama Kongres Pemuda Indonesia (KPI) dilansir dari halaman twitter @KRMTRoySuryo2.

Foto: Pamflet Poster Redaksi Suara Utama/Yuk Gabung Jadi Jurnalis – 081232729720
Foto: Pamflet Poster Redaksi Suara Utama/Yuk Gabung Jadi Jurnalis – 081232729720

Untuk diketahui, pada saat kunjungan kerjanya di pekanbaru riau, Rabu (23/2/2022) dalam hal merespon pertanyaan pewarta soal Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushala, hingga akhirnya menimbulkan kegaduhan.

Pada video statement Menag Yaqut yang sudah beredar luas, di kesempatan saat itu Menag tidak melarang adzan dikumandangkan, hanya saja pilihan diksi yang digunakan memicu kesalah pahaman masyarakat untuk menilai pernyataan tersebut hingga akhirnya banyak respon negatif terhadap statement Menag soal analogi itu, dan banyak pula pemuka agama dan tokoh publik membuat video respon terhadap video Menag yang terlanjur viral.

BACA JUGA : Presiden Joko Widodo Menerima Kunjungan Para Finalis Puteri Indonesia 2022 dan Pemenang Puteri Indonesia 2020

Buya Yahya Albahjah contohnya, akhirnya buya merespon dan menjelaskan di dalam rekaman video kajian nya, bahwasanya adzan di awal waktu tidak akan mengganggu, bahkan sunnah nya harus sekuat-kuatnya dan sejauh-jauhnya, ” Adzan jangan diganggu dan tidak banyak waktunya, hanya sebentar. Mungkin kalau yang lain nya silahkan aja ya, dan adzan memang ditunggu orang. Kalau adzan yang terlambat dan tidak sesuai waktu memang menggangu orang, akan membuat kegaduhan.” Begitu cuplikan pembicaraan Buya Yahya dalam video nya yang juga sudah beredar luas di masyarakat.

Foto Pamflet : Ingin kegiatan anda masuk media massa/terbit di berita/Jasa Kepenulisan dan Press Release di Redaksi SUARA UTAMA/Silakan kontak 081232729720/Suara Utama
Foto Pamflet : Ingin kegiatan anda masuk media massa/terbit di berita/Jasa Kepenulisan dan Press Release di Redaksi SUARA UTAMA/Silakan kontak 081232729720/Suara Utama

Di video lain, Ustadz Abdul Somad juga membuat statement merespon pertanyaan jemaah di kajian nya. “Yang terganggu dengan lafaz Allah adalah setan, maka orang yang terganggu mendengar adzan dia mesti di ruqyah.” Ujar Ustadz Abdul somad, dan cuplikan video tersebut juga terlanjur viral di kalangan masyarakat.

BACA JUGA : Warga Keturunan Keluarga India Ingin Aktif di Kancah Politik

Di lain pihak, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Thobib Al Asyhar merespon, bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sama sekali tidak membandingkan suara adzan dengan gonggongan anjing. Thobib menyebut pemberitaan yang mengatakan Menag Yaqut membandingkan dua hal tersebut adalah sangat tidak tepat.

“Menag sama sekali tidak membandingkan suara azan dengan suara anjing, tapi Menag sedang mencontohkan tentang pentingnya pengaturan kebisingan pengeras suara,” ujar Thobib di Jakarta, Kamis (24/02/2022).

Editor :  Ferdian Tiranda