Pasaman Barat, BMKG Catat Terjadi 23 Gempa Susulan Pasca Gempa 6.1M

SUARA UTAMA, Bukittinggi – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Padang Panjang mencatat terjadi 32 kali gempa susulan usai gempa bermagnitudo (M) 6,2 terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat.

BACA JUGA : Usai Pelantikan, UKK Pramuka Gudep 01-217 & 01-218 Racana Al-Azimah (Al-Azhar & Al-Hikmah) Adakan Upgrading Pengurus Dewan

Gempa susulan yang terjadi di titik cukup dangkal yakni berada di bawah kedalaman 10 kilometer dengan kekuatan di bawah M 5. Sementara itu, gempa berkekuatan kecil juga terjadi usai pukul 18.00 WIB, sebanyak tiga kali dengan kekuatan 2,9 SR lalu 2,8 SR dan 3,2 SR dengan kedalaman masing-masing tiga kilometer dan 10 kilometer.

Foto Pamflet : Ingin kegiatan anda masuk media massa/terbit di berita/Jasa Kepenulisan dan Press Release di Redaksi SUARA UTAMA/Silakan kontak 081232729720/Suara Utama
Foto Pamflet : Ingin kegiatan anda masuk media massa/terbit di berita/Jasa Kepenulisan dan Press Release di Redaksi SUARA UTAMA/Silakan kontak 081232729720/Suara Utama

Kasi Kedaruratan BPBD Pasaman Barat, Gusrizal merilis nama korban meninggal dunia akibat tertimpa rumah di Kajai Kecamatan Tamau, Pasaman Barat. Korban meninggal dunia akibat gempa Pasaman Barat sudah teridentifikasi, yaitu Asri Dewi Lestari (24) warga Jembatan Panjang, Fatih (2) warga Jembatan Panjang dan Neni Herawati (47) warga Pasa Lamo Kajai. Saat ini ketiga jenazah akan segera dikebumikan oleh keluarga.

Gubernur Sumbar. Buya Mahyeldi segera menginstruksikan OPD terkait melakukan pendataan, koordinasi serta pengiriman bantuan dan logistik ke beberapa daerah yang terdampak parah, yakni di Malampah, Kajai dan Talu.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan  6,2 SR mengguncang wilayah Pasaman Barat pada Jumat pukul 08.39 WIB. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang berlokasi di 0.15 derajat Lintang Utara, 99.98 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami. Sebelumnya gempa juga terjadi pada pukul 08.35 WIB dengan kekuatan 5,2 SR.(doa/MMC)

Semoga warga yang terkena dampak bencana bisa tabah dan dilindungi oleh Tuhan yang maha kuasa.

Editor : Mas Andre Hariyanto