Foto

Gerakan Hari Literasi, SMPIILH Lingga Dorong Siswa Berkarya

 SUARA UTAMA, Lingga – Sekolah maupun pesantren  berperan penting dalam mengembangkan kreativitas siswa untuk mendongkrak literasi bangsa. Sekolah dan Pesantren dapat mengembangkan keunggulan dalam literasi yang dimulai dari membaca hingga menulis. Gerakan literasi tidak sekadar rutinitas semata, melainkan dapat menciptakan karya otentik dari para siswa dan santri.

BACA JUGA  : Asah Kepenulisan dan Jurnalistik dengan Praktek, SUARA UTAMA Buka kesempatan bergabung Menjadi Jurnalis

Semangat ini dilakukan SMP Islam Integral Luqman Al Hakim Lingga, sekolah yg berada di bawah naungan Pesantren Hidayatullah Lingga. Di sini, sekolah tidak hanya menyediakan perpustakaan dengan fasilitas buku-buku yang menarik, tetapi pembelajaran di sekolah pun dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi siswa. Ungkap Hamka selaku penggagas Gahari (Gerakan Hari Literasi) saat memberikan sambutan di Ponpes Hidayatullah Daik Lingga, Ahad 06 Februari 2022.

Kedepannya Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin tiap pekan dan juga diikuti oleh siswa SDIILH Lingga, SMPIILH Lingga dan seluruh Santri Ponpes Hidayatullah Lingga (pungkasnya).

Foto: Poster Pelatihan Trainer Of AR Learning Center CT.ALC/Mas Andre Hariyanto
Foto: Poster Pelatihan Trainer Of AR Learning Center CT.ALC/Mas Andre Hariyanto

Lebih lanjut Badi’ul Hasani (Ketua MUI Kabupaten Lingga) yang juga merupakan Kepala Sekolah SMPIILH Lingga menyampaikan bahwa gerakan literasi bukan hanya gerakan di zaman modern. Melainkan sejarahnya, dimulai sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

“Kalau kita mengkaji lebih dalam, sebetulnya pemberantasan buta huruf /Gerakan Literasi justru bagi yang beragama Islam hukumnya wajib karena bagian dari sunnah rasul,” “Kenapa? Karena Nabi Muhammad pertama mendapatkan wahyu adalah untuk melakukan gerakan literasi. Yaitu ketika di Gua Hira diperintahkan Allah melalui malaikat Jibril untuk iqra (baca).

Iqra pada dasarnya adalah gerakan literasi. Karena itu saya kira semua siswa dan santri diwajibkan untuk selalu membaca dan menulis. Pungkasnya sambil membuka secara resmi kegiatan tersebut sebagaimana rilis diterima suarautama.com, Senin (07/02/2022).

Dijelaskan, kegiatan literasi merupakan suatu bentuk hak dari setiap orang untuk belajar di sepanjang hidupnya. Dimana harapannya adalah dengan kemampuan literasi yang meningkat maka kualitas hidup masyarakat juga bisa ikut meningkat. Tutupnya.

Kegiatan berakhir dengan do’a dan dilanjutkan dengan menikmati hidangan yang disediakan panitia.

Editor: Ahmad Tohir