Ini Dia Tips Ampuh Mengelola Stres Dan Merawat Kebiasaan Baik

SUARA UTAMA – Seperti dilansir dari sebuah Quotes dari Tokoh Besar Aaron Levie yang mengungkapkan bahwa, “ 10 % antara 90% hingga 100% yang telah selesai dilakukan membutuhkan sebagian besar waktu, menyebabkan sebagian besar stres, tetapi semua ada nilainya.”

Mengilas balik dari quotes tersebut diatas maka kita perlu memiliki upaya pengelolaan stres dan senantiasa diupayakan bisa untuk merawat kebiasaan baik. Lantas ketika stres sudah tidak terkendali, maka mudah bagi kita untuk terseret pada kebiasaan lama. Mengapa demikian? Karena otak, secara tidak sadar telah membuka gembok memori lama di mana kabiasaan buruk itu menjadi solusi atau respons atas stres  yang dihadapi. Maka, ketika pikiran kita telah dikuasai stres, sulit dibendung lagi dorongan untuk mengulang hal yang sama, yang telah lama menjadi kebiasaan. Tanpa kia sadari pertahanan itu pun jebol. Kebiasaan baik yang telah susah payah kita Upayakan, nyatanya begitu mudah di-Undo ke titik awal.

Berikut langkah yang bisa dilakukan untuk mengelola stres dan untuk merawat kebiasaan baik.

  1. Hindari Pemicunya

Setelah mengetahui apa saja yang sering membuat Anda stres, berusahalah untuk menghindari pemicunya. Bila Anda akan stres oleh deadline, maka selesaikan pekerjaan sebelum mendekati tenggat waktu. Dengan begitu, Anda masih punya waktu untuk menarik nafas dalam – dalam dan terbebas dari tekanan.

  1. Bercerita

Sesekali mengeluhkan masalah yang menimpa anda, bukan berarti Anda lemah, Sebagai makhluk sosial, kita membtuhkan orang lain, termasuk salah satunya untuk berbagi. Maka, tidak ada salahnya kita menceritakan masalah yang sedang dihadapi kepada orang terpercaya. Siapa tahu dengan bercerita, ada solusi yang didapat, masalah bisa teruraikan sehingga mudah menentukan sikap, atau setidaknya dengan bercerita kita akan merasa tidak sendirian dan bisa membuat kita jauh lebih lega.

  1. Mencari solusi tanpa menundanya

Bila pemicu stres sulit dihindari,maka hadapi dengan cerdas. Jangan tunda, dan segeralah mencari solusi. Masalah yang dibiarkan berlarut – larut hanya akan memperpanjang stres.

  1. Istrirahat yang cukup

Kelelahan dapat membuat tubuh tidak rileks. Kondisi demikian akan mudah memancing stres. Karenanya, biarkan tubuh kita beristirahat. Jangan abaikan waktu istirahat hanya karena Anda merasa baik dan sehat.

  1. Makan makanan yang bergizi

Kita butuh tubuh yang sehat, untuk terhindar dari stres. Coba bayangkan bila kita sakit dn itu menganggu aktivitas yang lain, maka bukan tak mungkin stres menguasai diri kita. Oleh karea itu, konsumsilah makanan dengan gizi seimbang.

  1. Melakukan aktivitas positif

Pemicu stres kalanya bisa kita hindari dengan cara melakukan aktivitas yang positif. Misalnya olahraga, mendengarkan musik, membaca buku, dan lain – lain, dimana aktivitas tersebut bagi Anda dapat menghibur.

  1. Lakukan terapi mandiri

Stres juga bisa datang tidak terduga akibat kebiasaan lama. Untuk itu, kita bisa melakukan terapi mandiri supaya stres iitu bisa terusur dengan cantuuk. Misalnya dengan mewarnai, menggambar, melukis atau yoga.

Namun, untuk kasus stres yang semakin parah perlukah kita datang ke psikolog? Bagaimana tenggapan orang lain terhadap seseorang yang mendatangi ahli jiwa, apakah kita akan dianggap gila ?

Ya, untuk stres yang sudah tidak bisa dibatasi sendiri ada baiknya kita pergi ke profesional. Kita tidak perlu malu atau takut dengan stigma negatif bila pergi ke psikolog. Zaman sekarang, orang yang pergi ke psikolog tidak selalu karena mengalami gangguan jiwa berat seperti gila. Namun, orang yang ingin memelihara jiwanya tetap sehar juga bisa mendatangi psikologuntuk mendapat bimbingan dan arahan.

Pergi ke psikolog bisa menjadi pilihan supaya stres kita tidak semakin berat, dan menimbulak gejala yang tidak diinginkan. Juga sebagai upaya supaya kita tidak salah dalam melampiaskan stres. Dengan begitu, kebiasaan buruk yang kerap kita lakukan saat stres bisa dicegah.

Editor : Mas Andre Hariyanto