Keputusan Bijak YPPN untuk Eksistensi Lembaga AR Learning Center

SUARA UTAMA, YOGYAKARTA – Mengawal amanah bangsa kepada rakyatnya dalam mencerdaskan bangsa Lembaga AR Learning Center (ALC) tetap konsisten memberikan layanan kepada kaum intelektual dan masyarakat awam untuk mengembangkan soft skill dengan berbagai program pelatihan dan pengkaderan AR Learning Center.

BACA JUGA : Keimanan dan Kebenaran “AR Learning Center”

Sebelumnya, dalam artikel yang dimuat di kompasiana sebuah platform blog dan publikasi online oleh Hasan Lubis Ibrahim (mantan penulis suara utama yang tidak mengikuti aturan dan intruksi) membuat laporan miring tentang pernyataan Zulhamus Syafira (mantan pengurus yang lupa jasa yang melanggar adab etika) yang mengaku sebagai pemilik AR Learning Center walaupun kerja dan kenyataan tidak mencerminkan kepemimpinan, dan  menyatakan kegiatan dan program AR Learning Center bubar.

Menanggapi hal tersebut, Mas Andre Hariyanto selaku Founder, Pendiri dan Pemilik Lembaga AR Learning Center mengatakan bahwa pandangan tersebut tanpa didasari keputusan para dewan pembina, dewan pengawas, pengurus Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN) dan pengurus manajemen serta staf Lembaga AR Learning Center, juga pendiri resmi.

BACA JUGA : AR Learning Center dan Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara Bagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan 1443 H

AR Learning Center menggelar rapat Akbar Yayasan, setelah sebelumnya dilakukan rapat pengurus, rapat dewan pembina dan diakhiri rapat bersama Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN) dihadiri dewan pembina, dewan pengawas dan pengurus baik AR Learning Center dan YPPN melalui Zoom Meeting (daring) dan konsultasi langsung ke dewan Pembina dan dewan Pengawas.

Hal itu disampaikan Ketua Pembina YPPN dan Pendiri AR Learning Center, Mas Andre Hariyanto dalam keterangan tertulisnya ke media Suara Utama, Senin (12/09/2022).

Tujuan inti visi misi yang diharapkan bersama menjadi pusat pembelajaran yang sukses kaderisasi dan bermanfaat untuk masyarakat,” terang Mas Andre Hariyanto yang juga CEO laman www.dapurpena.com.

Lanjut diterangkan, dalam keputusan rapat menyimpulkan perkara – perkara yang beredar dan berujung dengan klarifikasi sesuai fakta dan kebenaran dengan segala pertimbangan.

“Alhamdulillah, demi menjaga nama baik Yayasan, Lembaga dan jaringan terkait lainnya, kita semua telah sepakat untuk mere-struktural kepengurusan dan memberhentikan salah satu tim, semoga ini pilihan tepat serta yang terbaik,” ujar Mas Andre Hariyanto pedagang Angkringan Si Ndut Prambanan Kabupaten Sleman.

Dikatakan juga, keputusan ini harus diambil karena tidak mencerminkan karakter dan figur pemimpin sebagai bagian dari Lembaga dan Yayasan dianggap tidak memiliki sense of belonging, melanggar etika, kurangnya akhlaq dan adab serta minimnya pengalaman.

“Zuhamus Syafira dan Ibrahim Hasan Lubis kami re-struktur dalam kepengurusan karena tidak bisa menjaga nama baik, tidak mengikuti SOP, aturan dan tidak menjalankan amanah yang telah tetapkan dan dipercayakan. Jangan percaya dengan statemen yang cenderung memprovokasi dan bertindak ekstrim yang mengganggu stabilitas dan program-program kegiatan yang telah ditetapkan dengan membentuk kelompok sendiri diluar kepengurusan yang sah,” pungkas Mas Andre Hariyanto Founder Komunitas Taklim Jurnalistik.

Sementara itu, Pengawas Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN) dan Master Trainer of AR Learning Center, DR. R. Iman Suwono, Marconist, AMG, SKM, S.Sos, S.Psi, MPH, M.Si.CTT, CTU, C.NLP, CH, CHt, C.Ftax, CT-ALC menyebut keputusan ini merupakan semangat motivasi menuju Lembaga AR Learning Center yang lebih profesional.

“Apapun yang telah berlalu sebagai pelajaran dan semangat motivasi kembali dan untuk sekarang, fokus dan tentu harus menerapkan prinsip SILK (selektif, integritas, loyalitas, komitmen),” terang DR R Iman Suwono yang kini dinobatkan dalam rapat bersama untuk melanjutkan kepemimpinan YPPN.

Senada dengan hal itu, Pembina YPPN dan AR Learning Center sekaligus Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan Jawa Barat, DR Dadang Suhardi SE MM menegaskan, “Untuk sekarang harus yang kuat berikutnya pengkaderannya dan tentu loyal setia dan komitment,”

Dalam rapat Akbar ini diakhiri dengan harapan, tetap komunikasi menjalin hubungan silaturahmi yang baik dan tidak ada dendam, saling mendoakan untuk kebaikan bersama.

“Semoga kejadian ini menjadi evaluasi dan introspeksi sebagai bahan pelajaran kita semua dan tidak ada rasa saling membalas, saling menyakiti karena bagaimanapun juga pernah menjadi tim dalam wadah perjuangan ini dan diharapkan tetap tertanam kekeluargaan,” tutup Coach Yuan Badrianto Best Trainer Of AR Learning Center dan sependapat Ketua Pengawas YPPN Anis Fatiha, S.Ag., M.Pd.

Diketahui, pada Jumat, 09 September 2022 juga telah melangsungkan penandatanganan dari Pembina YPPN dan ALC menghadap ke Notaris untuk melakukan perubahan data, baik kepengurusan dan kedudukan alamat dan lain-lain sebagaimana keputusan rapat bersama pada Kamis, 08 September 2022.

(Dok. Pribadi: Penandatanganan Perubahan Nama Ke Notaris/Rapat Final dan Keputusan Dewan Pembina, Pengawas, Pengurus Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara terkait Lembaga AR Learning Center/Mas Andre Hariyanto.Eksistensi Lembaga AR Learning Center /Suara Utama)
(Dok. Pribadi: Penandatanganan Perubahan Nama Ke Notaris/Rapat Final dan Keputusan Dewan Pembina, Pengawas, Pengurus Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara terkait Lembaga AR Learning Center/Mas Andre Hariyanto.Eksistensi Lembaga AR Learning Center /Suara Utama)