Musren BNN 2022: Kepala BNN RI Beri Penghargaan Kepada Satker Berprestasi

SUARA UTAMA, Bogor – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Dr. Petrus R. Golose membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan (Musren) BNN tahun 2022 yang mengusung tema “Konsolidasi dan Integrasi Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) untuk Mempercepat Perwujudan Indonesia Bersih Narkoba.”

Kegiatan yang diselenggarakan di Lido, Bogor, Jawa Barat itu dihadiri oleh Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Pratama BNN RI dan seluruh Kepala BNN tingkat provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Acara tersebut digelar oleh BNN dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang sangat ketat.

Dalam arahannya Kepala BNN RI menekankan tentang pentingnya kontribusi BNN dalam mendukung kegiatan prioritas nasional.

“Sesuai dengan tugas dan fungsi BNN RI mempunyai peran penting dalam mendukung kegiatan prioritas nasional, peningkatan keamanan ketertiban sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional, memperkuat stabilitas politik hukum pertahanan dan keamanan, serta transformasi pelayanan publik,” ujar Kepala BNN RI. Sebagaimana diterima oleh suarautama.com, Senin, (07/03/2022). 

Di depan para pejabat utama, Kepala BNN mengajak untuk bekerja lebih keras lagi dalam mewujudkan Indonesia Bersinar.

“Acara ini sangat penting untuk masa depan bangsa, khususnya bagi generasi muda. Oleh karena itu, semua jajaran BNN pusat hingga wilayah harus bekerja keras mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba,” ujar Jenderal Bintang Tiga ini tegas.

Kepala BNN RI meminta forum Musren tersebut menjadi wadah untuk mendiskusikan dan merumuskan kegiatan BNN ke depan yang tepat sasaran dan membawa perubahan terutama dalam menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika.

Pada kesempatan itu Kepala BNN RI memberikan penghargaan kepada jajarannya yang berhasil menunjukkan kinerja baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan kategori:

A. Zona Integritas

  1. Pusat Laboratorium BNN sebagai Wilayah Bersih Bebas Melayani;
  2. BNNP D.I Yogyakarta sebagai Wilayah Bebas Korupsi;
  3. Balai Besar Rehabilitasi sebagai Wilayah Bebas Korupsi;
  4. BNNK Sidoarjo sebagai Wilayah Bebas Korupsi;
  5. Balai Rehabilitasi Baddoka sebagai Wilayah Bebas Korupsi;
  6. Loka Rehabilitasi Kalianda sebagai Wilayah Bebas Korupsi.

B. Program P4GN dan Indikator Kinerja

  1. BNNP NTB (Juara 1);
  2. BNNP Jawa Barat (Juara 2);
  3. BNNP DIY (Juara 3);
  4. BNNP Kepri (Juara Harapan).

C. Pengelolaan Media Sosial

  1. BNNP Sumut (Terbanyak);
  2. BNNP Bali (Terunik). 

Editor: Nurana Prasari, S.H