Tradisi Hidayatullah: Menumbuhkan Kebersamaan melalui Kerja Bakti

SUARA UTAMA, PANGKEP – Bagi warga dan santri Hidayatullah Pangkep setiap Ahad adalah hari kebersamaan seluruh warga. Sudah menjadi rahasia umum, setiap hari Ahad pagi, setiap warga pesantren dihimbau untuk tidak mengadakan kegiatan di luar kampus hingga siang hari.

BACA JUGA : Hidayatullah Mahalona Studi Banding Ke Yayasan Dinul Kamil Al-Muhajirin

Proyek yang digarap pada hari Ahad pun beragam. Mulai dari mengecor bangunan, mencangkul dan meratakan jalanan umum, hingga membersihkan parit sekeliling kampus dan perumahan warga.

Foto : Pembelajaran Kelas Jurnalistik Official Coach Mas Andre Hariyanto - 081232729720/Suara Utama
Foto : Pembelajaran Kelas Jurnalistik Official Coach Mas Andre Hariyanto – 081232729720/Suara Utama

“Proyeknya fleksibel saja, sesuai dengan kebutuhan yang lagi mendesak,” ujar Kepala Departemen Kampus Hidayatullah Hidayatullah Pangkep, Agustan sebagaimana informasi diterima redaksi suarautama.com, Ahad (13/03/2022).

Foto : Pamflet Oprek Jurnalis Suara Utama Se-Nasional-081232729720/Mas Andre Hariyanto
Foto : Pamflet Oprek Jurnalis Suara Utama Se-Nasional-081232729720/Mas Andre Hariyanto

Bagi warga dan santri Hidayatullah, program kerja bakti bukanlah suatu hal yang baru. Tradisi positif ini telah ada sejak awal masa perintisan Pesantren Hidayatullah. Berawal dari hutan belantara, Pesantren Hidayatullah bahkan boleh dikata tumbuh dan berkembang dengan modal semangat kerja bakti saja.

BACA JUGA : AR Learning Center Gelar Offline Training di Bandung dan Makassar

“Tak ada yang menyangka pesantren (Pangkep) ini bisa berkembang seperti sekarang,” karding, salah seorang pendiri Pesantren Hidayatullah mengenang.

“Sejak dulu pekerjaan utama kita hanya shalat, belajar, dan kerja bakti setiap waktu. Itu saja, tidak ada yang lain,” papar ustadz Alumni Albayan Makassar ini.

BACA JUGA : Al – Qur’an Petunjuk Jalan Lurus dan Penyelamatan Dunia Akhirat

Waktu terus berputar, tak terasa Hidayatullah sudah pangkep ini sudah hampir 3 tahun lebih berdirinya. Kini budaya kerja bakti telah menjadi karakter warga dan santri Hidayatullah.

“Terkesan kerja bakti itu alami dan sederhana, tapi sebenarnya ia menyimpan spirit yang sangat kuat,” ungkap Ketua Yayasan Pesantren Hidayatullah (YPH) Pangkep, Karding, Sulawesi Selatan.

Menurut Karding, ada nilai dan spirit yang mahal dari kegiatan kerja bakti tersebut. Di sana ada tautan silaturahim dan ukhuwah di antara warga dan santri. Ada pelajaran tentang etos kerja dan semangat berkarya.

Foto : Pembelajaran Kelas Jurnalistik Official Coach Mas Andre Hariyanto - 081232729720/Suara Utama
Foto : Pembelajaran Kelas Jurnalistik Official Coach Mas Andre Hariyanto – 081232729720/Suara Utama

“Jangan sekali-kali ada santri yang malas-malasan ikut kerja bakti. Sebab ada pelajaran berharga yang itu tidak bisa diraih lewat bangku kelas semata,” Pungkas karding semangat.

Reporter : Kar

Editor : Mas Andre Hariyanto