Trio Madyang – Kabid Perempuan DPW Gelora DIY Singgah Angkringan Si Ndut Prambanan & Beri Buku “Daun Berisik”

SUARA UTAMA, SLEMAN – Ketua Bidang Perempuan Partai Gelora Indonesia DPW D.I. Yogyakarta beserta perwakilan DPD atau dikenal Trio Madyang singgah dan silaturrahmi di Angkringan Si Ndut Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

BACA JUGA : Singgah di Prambanan? Wajib Mampir Angkringan Si Ndut Khas Surabaya Jogjakarta

Fahima Indrawati, mewakili Ibu-Ibu pengurus mengatakan, jikalau lewat atau liburan di Jogja dan Klaten, wajib mampir dan nyobain makanan dan minuman di Angkringan Si Ndut Prambanan Sleman Yogyakarta.

BACA JUGA : Seri Rakorwil ke#2 DPW Gelora DIY Semua Serba Mungkin

Kedatangan ini dilontarkan semata-mata menjalin silaturrahmi dan ingin mencicipi makanan khas jawa timur sebagimana ia juga asli orang Jawa Timur selain itu juga berdiskusi bersama sambil minum wedang jahe angat dan makan nasi kucing bersama Trio Madyang di Angkringan Si Ndut Prambanan Sleman.

Alhamdulillah, ibu-ibu Gelora akhirnya bisa incip-incip masakan Mas Andre Hariyanto selaku Pemilik Angkringan Si Ndut,” terang perempuan asal Kediri, Jawa Timur sebagaimana disampaikan ke wartawan suarautama.com, Jum’at, (18/02/2022).

Foto : Nampak Spanduk Angkringan Si Ndut di Jalan. Prambanan – Piyungan KM 5, Madurejo, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Foto : Nampak Spanduk Angkringan Si Ndut di Jalan. Prambanan – Piyungan KM 5, Madurejo, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Menurutnya, jarang ada Angkringan khas Jogja khususnya, asli orang Jawa Timur tulen jualan angkringan, biasanya kalau orang Surabaya, jualannya namanya Warung Kopi atau Warkop.

BACA JUGA : Al – Qur’an Petunjuk Jalan Lurus dan Penyelamatan Dunia Akhirat

“Emang luar biasa, walaupun beda daerah, tetap ikut trend gaya daerah, Wong Suroboyo dodolan Angkringan nang Jogja,” jelas Fahima.

Ketua Bidang Perempuan Partai Baru berdiri ini, selain menyobain makanan dan minuman di Angkringan Si Ndut, Fahima juga memberikan apresiasi kepada Mas Andre Hariyanto berupa hadiah Karya bukunya yang berjudul “Daun Berbisik” sebuah buku tentang Konsep diri dan Determinasi, Menggelorakan Cinta dan Membidas Ambyar.

BACA JUGA : Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Fahri Hamzah: Libatkan Perum Bulog

“Semoga bermanfaat buat Mas Andre, sosok pemuda yang aktif menjadi pengusaha dan penulis dan bisa menjadi sebuah motivasi buku saya,” harapnya dengan ibu-ibu dengan sebutan Trio Madyang kepada Mas Andre Hariyanto yang juga selaku Owner Lembaga AR Learning Center.

Angkringan Si Ndut Prambanan Sleman

Berlokasi di Jalan. Prambanan – Piyungan KM 5, Madurejo, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini menyediakan menu special khas blesteran racikan Kota Surabaya dan Jogjakarta.

Foto : Karya bukunya yang berjudul "Daun Berbisik" oleh Kabid Perempuan DPW Gelora DIY/Suara Utama
Foto : Karya bukunya yang berjudul “Daun Berbisik” oleh Kabid Perempuan DPW Gelora DIY/Suara Utama

Diketahui, Angkringan Si Ndut memberikan menu diantarannya: nasi kucing, soto ayam khas Surabaya, Wedang jahe, susu panas, mie goreng mie rebus, Sate-satean berupa usus, rempelo, ati dan kopi-kopian, tak kala menarik free music untuk mememani suasana, terlebih ada sungai  syahdu dan tempat luas.

“Ya, konsep kita emang semi cafe, angkringan rasa cafe ala kadarnya,” terang Mas Andre Hariyanto yang juga Founder Komunitas Taklim Jurnalistik, Ahad, (09/01/2022) pada wawancara sebelumnya kepada suarautama.com.

BACA JUGA : Salah satu Lembaga Terbaik di Zaman Covid-19, AR Learning Center Besutan Mas Andre Hariyanto Paling Laris Manis

Mas Andre, demikian sapaanya, Keistimewaan singgah di Angkringan Si Ndut ini ialah: samping sungai yang terdengar aliran dan guyuran air bikin enak didengar, parkiran luas, dan tempat ada di depan dan dibelakang dengan ditemani kursi dan meja, serta di depan terdapat Masjid besar yang tentunya menambah daya tarik misal melakukan sholat jama’ah bagi umat muslim, selain itu, tambah pria kelahiran 24 Mei 1993 ini, sekitar Prambanan memang minim ada Angkringan atau tempat cangkruk (sebutan tempat nongkrong) yang buka 24 jam full, karena Angkringan Si Ndut buka setiap hari dan 24 jam penuh.

“24 jam kita buka, pagi siang sore malam, pokoknya cocok buat ngopi sambil makan nasi kucing bersama dia dia dia sang pujaan hati,” seru dan canda Mas Andre pemilik akun sosmed @arcogan.

Reporter  : Bang AR

Editor : Abu Zhafran Saif Ghazi Al-Amin